Bawang merah lokal Palu merupakan salah satu komoditi andalan bagi para petani di Provinsi Sulawesi Tengah yang produksinya harus terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan karena bawang merah lokal Palu memang mempunyai kekhasan tersendiri karena saat diolah akan mempunyai cita rasa yang sangat enak, aroma yang menarik dan sangat renyah. Namun kenyataan dilapangan, bawang merah jenis lokal Palu ini sering mengalami kendala dalam tumbuhkembang serta pembudidayaannya, yang berdampak pada produktivitas yang dihasilkan kurang maksimal. Tanaman bawang merah jenis ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit tanaman dan biasanya saat tanaman bawang merah lokal Palu ini terserang hama dan penyakit, para petani akan langsung melakukan penanganan dengan memberikan pestisida guna mengatasinya. Akan tetapi, terkadang pemberian pestisida yang dilakukan tidak sesuai sehingga hasilnya tidak maksimal yang bahkan dapat berdampak pada munculnya hama dan penyakit yang baru.
Sistem guna mendiagnosa gejala awal serangan hama dan penyakit tanaman yang berbasis Web bagi petani bawang merah lokal Palu perlu disosialisasikan. Hal ini dilakukkan agar petani dapat dengan cepat mengetahui jenis hama dan penyakit apa yang menyerang tanaman tersebut. Sehingga hal ini dapat membantu para petani dengan cepat untuk memberikan penanganan dalam mengatasi serangan hama dan penyakit tersebut. Kemudahan dalam mengakses web yang berbasis pengambilan keputusan berdasarkan metode Bayesain dapat membantu para petani sehingga dapat lebih baik, ideal dan bijaksana dalam menentukan aktivitas prioritas yang akan dilakukan guna mendukung produksi tanaman bawang merah lokal Palu.
| Junaidi, M. Si, Ph. D | Ketua |
| Fadjryani, ST, M. Si | Anggota I |
| Iman Setiawan, S. Si, M. Si | Anggota II |
| Mohammad Fajri, S. Si, M. Si | Anggota III |
| Ir. Hajra Rasmita Ngemba, S.Kom., MM., M.Kom | Anggota IV |
| Moh. Jainudin Jalil | Mahasiswa |
| Yaka Samudra Pati | Mahasiswa |